1 (satu) Dasawarsa Agrinex Expo 2016

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk 5 besar di dunia dengan konsumsi beras masyarakatnya rata-rata tertinggi di dunia. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat serta dengan bonus demografi yang besar, Indonesia berpotensi besar disamping memenuhi pangannya sendiri juga bisa memenuhi pangan dunia. Saat ini, Indonesia dengan jumlah penduduk 240 juta lebih, Indonesia adalah pasar besar berbagai produk pertanian, baik pangan, bioenergy maupun produk industri berbahan baku pertanian.

Dalam upaya memperkuat peningkatan produktivitas di sektor agro dan industri berbasis agro baik dengan pemanfaatan teknologi maupun diversifikasi produk-produk pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan, kami akan menggelar 1 (satu) dasawarsa Agrinex Expo 2016. 10 tahun adalah sebuah perjalanan cukup panjang bagi sebuah perhelatan yang muncul dari masyarakat yang ingin Indonesia memiliki “Agribisnis yang berkeadilan, berdaulat pangan juga berkelanjutan”, agar Agribisnis Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. 

Untuk itu di 10th Agrinex Expo 2016, kami bekerjasama dengan lebih banyak pihak dan bersama-sama mengangkat tema "Agribisnis yang berkeadilan, berdaulat dan berkelanjutan". Kami upayakan tampilan produk hasil teknologi pangan, teknologi benih, teknologi pupuk, teknologi mesin dan peralatan pertanian, teknologi perkebunan, teknologi perikanan dan teknologi peternakan dari hulu sampai hilir di bumi Indonesia. Sebuah wajah modern Agribisnis Indonesia untuk membangun optimisme dan dukungan yang lebih besar kepada semua upaya dalam menjadikan Indonesia berdaulat pangan. Kami mengundang semua Pelaku Industri Pertanian (dari benih s/d pasca panen), Industri Makanan, Minuman, Hortikultura, Tanaman Pangan, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Pemerintah Pusat dan Daerah, Perguruan Tinggi, Lembaga-lembaga Riset, LSM dan UMKM untuk bergabung dalam 10th Agrinex Expo 2016.

Latar Belakang:

• Belum teratasi berbagai masalah untuk meningkatkan produktivitas pangan lokal sebagai pilihan utama untuk mampu menolak import pangan

• Masih terbatasnya akses petani dan pihak-pihak yang mendorong pertanian terhadap teknologi pertanian yang mudah dan murah

• Rasa cinta pangan lokal yang masih perlu diperjuangkan untuk keberpihakan kepada pangan lokal

Tujuan:

"Menjadikan Agribisnis yang berkeadilan, berdaulat dan berkelanjutan"


Strategi:

• Sosialisasi, Edukasi dan Promosi
• Talkshow berbagai issue yang membangun persepsi tentang tekhnologi pertanian
• Panggung demo produk pangan
• Cluster Komoditas, Teknologi dan Industri

Program Acara:

• Expo
• Talkshow
• Demo Peserta expo
• Display produk Diversifikasi Pangan
• Focus Group Discussion (FGD) berbagai issue pertanian
• Games seputar Agribisnis
• Agroponic class
• Cooking class
• Cluster Komoditas, Teknologi dan Industri


Profil Peserta:

• Pemerintah Pusat & Daerah
• Program CSR dan PKBL
• Asosiasi
• Perbankan
• Asuransi
• Lembaga Penelitian
• Perusahaan Makanan Minuman produk olahan pertanian
• Perusahaan Perkebunan, Peternakan, perikanan
• Perusahaan Bioenergy
• Perusahaan Hortikultura
• Perusahaan Pembibitan
• Perusahaan Obat-obatan
• Perusahaan Manufaktur
• Perusahaan Distributor
• Perusahaan Eksportir
• Perusahaan Konsultan
• Perusahaan Packaging
• Perusahaan Hypermart
• Universitas
• Dll

Waktu dan Tempat:

1-3 April 2016, Assembly Hall-Jakarta Convention Center

Promosi dan Publikasi:

• Press Conference dan Press Release
• Iklan di Media Cetak dan Elektronik
• Leaflet & Brosur
• Spanduk
• Umbul-umbul
• Backdropp Acara
• Welcome & entrance Gate
• Billboard Floorplan, dan lain-lain.

Isi lebih lengkap! Silahkan Klik link download di bawah ini: